Search This Blog

Cabang Filsafat

Hasil gambar untuk Cabang Filsafat

Secara umum cabang utama filsafat dibagi menjadi tiga cabang, ontology, epistemology, danaksiology.Kemudiandikelompokkanmenjadiduayaitu: filsafat teoritis dan filsafat praktis. Yang termasuk dalam filsafat teoritis adalah: ontologi dan epistemologi. Sedangkan yang termasuk dalam filsafat praktis adalah: aksiologi.

A. Ontologi
Istilah ontologi berasal dari bahasa yunani, yang terdiri dari dua kata, yaitu ta onta dan logos. Ta onta berarti “yang berada” sedangkan logos adalah “Ilmu pengetahuan atau ajaran”.Dengan demikian ontologi adalah cabang filsafat yang paling utama atau dasar dari segala sesuatu yang mengupas tentang ada (wujud).
Ontologi juga sering disebut metafisika atau filsafat yang pertama.

Hakekat kenyataan realitas bisa didekati ontologi melalui dua macam sudut pandang, yaitu kuantitatif (menanyakan apakah realitas kenyataan itu tunggal atau jamak) dan kualitatif (menanyakan apakah realitas knyataan tersebut memiliki kualitas tertentu).

Ontologi merupakan cabang filsfat yang paling kuno. Dalam persoalan ontologi orang menghadapi bagaimanakah menerangkan hakikat dari segala yang ada. Pembahasan tentang cabang ini sebagai dasar ilmu untuk menjawab “apa”? dan merupakan ilmu mengenai esensi suatu benda.

Epistemologi berasal dari yunani yakni; “epistime” berarti pengetahuan, dan “logos” yang berarti teori. Epistemologi artinya suatu kajian atau teori filsafat mengenai esensi pengetahuan. Epistemologi adalah cabang filsafat yang mempelajari benar atau tidaknya suatu filsuf atau pengetahuan.

Seperti yang ditulis Mujamil Qomar misalkan, Qomar memaparkan bahwa epistemologi adalah cabang filsafat yang membahas sumber, struktur, metode-metode dan validitas pengetahuan. Epistemologi memiliki beberapa aliran, aliran-aliranya mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan bagaimana manusia mendapatkan pengetahuan?

Pertama, golongan aliran yang mengemukakan asal atau sumber pengetahuan
a. Rasionalisme yaitu sumber pengetahuan manusia adalah akal (rasio)
b. Empirisme yaitu sumber pengetahuan berasal dari pengalaman manusia itu sendiri.
c. Kritisme yaitu pengetahuan berasal dari dunia luar akal pikiranmanusia.

Kedua, golongan aliran yang mengemukakan tentang hakikat pengetahuan manusia inklusif;
a. Realisme yaitu aliran yang menyakini pengetahuan manusia adalah gambaran tentang kebenaran.
b. Idealisme yaitu aliran yang berpandangan bahwa pengetahuan hanyalah kejadian dalam jiwa manusia.

C. Aksiologi
Aksiologi berasal dari bahasa yunani yaitu: axios yang berarti “nilai” dan logos yang berarti “ilmu  atau teori”. Jadi pengertian aksiologi adalah teori tentang nilai. cabang ini mempelajari nilai yang dimiliki manusia untuk melakukan pertimbangan atau penilaian, yang mengacu pada permasalahan etika dan estetika.

Aksiologi memuat pemikiran tentang masalah nilai-nilai termasuk nilai tinggi dari Tuhan. Misalnya, nilai moral, nilai agama dan nilai keindahan. Aksiologi juga menunjukkan kaedah-kaedah yang harus kita perhatikan didalam menerapkan ilmu kedalam praktis.


Baca juga artikel lainnya:

Etika dan Estetika

Filsafat Metafisika

Logika

No comments:

Post a Comment

komentar

Ke Mana Semua Kekuasaan Menghilang ?

Bidang politik pun semakin banya ilmuan yang meng-interprestasikan struktur politik manusia sebagai sistem pemprosesan data. Sebagai mana ...