Search This Blog

Showing posts with label Inspiratif & Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Inspiratif & Motivasi. Show all posts

ARISTOTELES BERBICARA TENTANG: PERSAHABATAN, CINTA, DAN KEBAHAGIAAN


Hasil gambar untuk ARISTOTELES

Setiap orang pasti merasa dirinya memiliki sahabat. Di sekitar rumah, di sekolah, di kampus, dimana saja. Hubungan persahabatan ini tentu saja dibentuk karena adanya ikatan, adanya persamaan maupun kebutuhan untuk saling melengkapi satu sama lain. Namun, manusia tidak akan bisa menjalin sebuah persahabatan tanpa adanya interaksi, dan ini dibentuk dari sifat kodrat manusia sebagai makhluk sosial, yang selalu berusaha untuk hidup dengan orang lain. Manusia tidak dapat hidup sendiri, tidak seperti hewan yang hidup hanya menurut insting dan dorongan indvidualnya masing-masing. Sekarang, sampai sejauh mana persahabatan, hubungan sosial ini membantu manusia dalam mencapai tujuannya? Sebenarnya, apa yang menjadi tujuan manusia?

Ternyata, pertanyaan ini telah hinggap dalam pemikiran seorang yang hidup lebih dari 2300 tahun yang lalu: Aristoteles. Ia adalah seorang filosof Yunani terbesar selain Plato, gurunya. Lahir pada tahun 384 SM di Stagyra, dan menjadi murid Plato selama 20 tahun di Athena. Filosof ini merupakan penulis pertama yang membahas etika, sebuah tulisan yang mengajak manusia belajar untuk hidup bijaksana. Gagasan dasar Aristoteles yaitu bahwa manusia hidup bijaksana semakin ia mengembangkan diri secara utuh. Selama 7 tahun (342 – 335 SM), Aristoteles menjadi guru dari Iskandar Agung muda. Aristoteles memiliki perguruan sendiri, Lykaion. Bukunya yang paling terkenal adalah Etika Nikomacheia, yang isinya tentang pembahasan filsafat moralnya.

Pertanyaan apakah yang menjadi tujuan manusia, dijawab oleh Aristoteles dengan membagi tujuan manusia menjadi 2, yaitu:

1.  Tujuan sementara, yaitu sebagai sarana untuk mencapai tujuan yang lebih lanjut.

Sebagai contoh, seseorang yang mengikuti kursus komputer. Tujuannya adalah mendapatkan ijazah ataupun keterangan lulus, yang digunakan sebagai sarana untuk mendapatkan pekerjaan. Pekerjaan dilakukan untuk mencapai banyak tujuan lagi, seperti mencari nafkah, mendapatkan jabatan yang lebih tinggi, dsb.

2. Tujuan akhir, yang menjadi tujuan paling terakhir yang ingin dicapai manusia. Dan inilah yang ingin diceritakan Aristoteles kepada kita.

Aristoteles menekankan, bahwa setiap manusia memiliki tujuan akhir, yang merupakan batas dan manusia tidak akan menemukan tujuan yang lebih lanjut adalah: KEBAHAGIAAN. Jikalau seorang manusia telah merasa dirinya bahagia, tentu sudah ia merasa puas, ia tidak akan mencari apapun lagi, dan juga sebaliknya. Aristoteles merupakan filosof pertama yang mengatakan bahwa kebahagiaan merupakan hal yang dicari setiap orang, karena itu etika Aristoteles disebut “eudaimonisme” dari kata eudaimonia yang berarti bahagia.

Dalam prosesnya kehidupan itulah Aristoteles menekankan manusia agar menata kehidupannya agar manusia semakin bahagia. Namun, apakah kebahagiaan dapat diperoleh dengan menghindari rasa ‘sakit’ dan hanya mencari nikmat jasmani? Aristoteles dengan tegas menjawab tidak. Karena dengan begitu kita tidak akan dapat menjadi manusia utuh, karena menghindari sakit juga insting yang dimiliki oleh binatang. Paham inilah yang disebut hedonisme (dari kata Yunani hedone, yang artinya nikmat kegembiraan), sebuah paham filsafat yang salah satunya dicetuskan Epikuros (341-270 SM). Namun, seperti menurut Aristoteles, dengan menjadi hedonis, maka kita tak ubahnya binatang, tidak masuk akal, dan memalukan, karena sebenarnya perasaan nikmat dan sakit itu tidaklah boleh diabaikan untuk mengembangkan diri menjadi manusia yang utuh.

Menurut Aristoteles, rasa nikmat yang lebih kekal bisa kita raih dengan tidak terfokus dengan rasa nikmat itu sendiri. Kita makan, bukan untuk mencari nikmatnya makan, tetapi untuk kebutuhan hidup. Dua orang sejoli menjalin cinta, janganlah memanfaatkan hubungannya untuk mencari nikmat seksual, mencapai nikmat materi, karena itu akan menimbulkan suatu sikap saling memanfaatkan, dan ini tentu saja suatu saat akan membunuh hubungan tersebut. Aristoteles mengajarkan bahwa kita harus mengejar perbuatan bermakna yang nyata, karena dengan begitu, nikmat itu akan mengikuti dengan sendirinya.

Persahabatan menurut Aristoteles

Seperti yang sudah dibahas di awal, semua manusia pastilah merasa dirinya memiliki sahabat. Namun, seperti apa persahabatan jika dilihat dari sudut pandang kebahagiaan, sudut pandang Aristoteles?

Aristoteles membagi persahabatan menjadi 3, yaitu persahabatan yang atas dasar saling menguntuntungkan, atas dasar saling menikmati, dan atas dasar saling menyenangi atau mencintai. Persahabatan pertama dan kedua tentu saja tidak akan bersifat abadi, besar kemungkinan terjadi konflik, dan tentu saja kedua pihak tidak merasakan kepuasan. Persahabatan hanya dijadikan sarana untuk memenuhi kebutuhan satu sama lain. Tentu saja bukan jenis persahabatan seperti ini yang kita harapkan.

Sang filosof menulis dalam Etika Nikomacheia bab 8, halaman 10: “rupa-rupanya keutamaan di antara sahabat adalah cinta”. Di dalam cintalah, manusia akan menemukan persahabatan yang sejati. Dalam persahabatan, manusia akan membuka diri terhadap orang lain, dan dengan begini, manusia bisa mengembangkan dirinya. Ia menegaskan pula bahwa pengembangan diri bukan dengan mengitari diri sendiri, dengan memikirkan diri sendiri, hanya memperhatikan hal-hal yang kita dapat atau kita lepas, melainkan dari mencintai. Mencintai yang dapat mengembangkan itu hanya nyata, jika mencintai dengan sungguh-sungguh, bukan demi diri sendiri, tetapi untuk orang yang dicintai. Kita semua tumbuh dan berkembang dalam cinta, namun cinta sejati apabila diberikan tulus demi sahabat. Di dalam cinta, manusia berani untuk melepaskan diri demi sahabat, rela mati demi untuk dia, dan di dalam kerelaannya melepaskan diri itu pulalah yang membuat manusia semakin menemukan diri, semakin berkembang.

Aristoteles turut menambahkan bahwa persahabatan mendalam tidak mungkin dan tidak perlu dengan banyak orang, berbeda dengan kebaikan hati yang tidak terbatas, tetapi bersifat sepihak. Orang berbudi luhur tidak akan mencari untung atau nikmat dari persahabatan. Ia lebih senang memberi daripada menerima. Aristoteles juga mengetahui bahwa persahabatan yang paling mendalam adalah antara laki-laki dan perempuan. Sekali lagi ia menjelaskan bahwa persahabatan itu tidak seperti binatang, persahabatan seperti itu bukan semata-mata demi keturunan, namun demi bersatunya hidup kedua orang itu (Etika Nikomacheia, 8: 14).

Kemudian timbullah sebuah pertanyaan penting: Apakah dengan kita bersahabat, maka akan mengurangi kemandirian kita, kita tidak lagi menguasai diri sendiri? Aristoteles menjawab, persahabatan yang mengurangi independensi hanya berlaku untuk para dewa, tidak manusia. Orang baik yang ingin berbuat baik tentu membutuhkan orang lain, dan jika ia mengalami kesusahan juga membutuhkan orang lain untuk membantunya. Aristoteles berkata hidup sendiri bagi manusia berarti bahwa ia memahami hidupnya. Dalam memahami hidup inilah, manusia membutuhkan orang lain. Untuk memperoleh penjelasan tentang diri kita, tentu kita membutuhkan orang lain, dan disini biasanya sahabat berperan.

Perasaan ingin bebas sepenuhnya dan tidak terikat dala cinta berarti menggagalkan keinginan paling dalam diri kita untuk bahagia. Sebab kebahagiaan akan timbul dari penyerahan diri kita kepada orang lain, orang yang dicinta. Ia akan timbul dari kepuasan kita untuk memberi kepada orang lain. hurManusia tidak akan mencapai kebahagiaan dan keluhurannya dengan ingin memiliki sesuatu, melainkan dengan mengerahkan diri kepada sahabat, lingkungan, dan masyarakatnya. Etika Aristoteles mengajarkan bahwa manusia akan mencapai puncak eksistensinya dalam keterlibatannya dengan sesama. Seperti kata Yesus dalam Markus 8:35 mengatakan bahwa siapa yang kehilangan nyawanya demi yang paling luhur akan memperolehnya. Atau dalam peribahasa Jawa: mati sajroning urip (mati di tengah kehidupan) menghasilkan urip sajroning mati (hidup di tengah kematian).

Filsafat Cinta


Hasil gambar untuk Filsafat Cinta

Untuk mendefinisikan cinta sangatlah sulit, karena tidak bisa dijangkau dengan kalimat dan sulit diraba dengan kata-kata. namun supaya tulisan ini terbatas, meskipun saya tidak akan membatasasi dalam pembahasan melalui kisah cinta itu mulanya di pertanyakan, ini hanya sekedar definisi dari sekian banyak pembahasan yang coba diterangkan oleh para ahli yang pada ahirnya juga belum cukup. Ibnul Qayyim, misalnay mengatakan: “Cinta tidak bisa didefinisikan dengan jelas, bahkan bila didefinisikan tidak menghasilkan (sesuatu) melainkan menambah kabur dan tidak jelas, (berarti) definisinya adalah adanya cinta itu sendiri.” (Madarijus Salikin, 3/9)
Hakikat Cinta.

Suatu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya menemukannya? Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta”

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?” Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja,dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)”. Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwa ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”

Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta”

Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya,”Apa itu perkawinan?Bagaimana saya bisa menemukannya?”

Gurunya pun menjawab “Ada hutan yang subur didepan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”

Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.

Gurunya bertanya, “Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?” Plato pun menjawab, “sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya”

Gurunya pun kemudian menjawab, “Dan ya itulah perkawinan”
Cinta bisa jadi merupakan kata yang paling banyak dibicarakan manusia. Setiap orang memiliki rasa cinta yang bisa diaplikasikan pada banyak hal. Wanita, harta, anak, kendaraan, rumah dan berbagai kenikmatan dunia lainnya merupakan sasaran utama cinta dari kebanyakan manusia.

Kita sering mendengar kata yang terdiri dari lima huruf: CINTA. Setiap orang bahkan telah merasakannya, namun sulit untuk mendefinisikannya. 

ketika membaca buku “Secret of Power Negotiating” misalnya, di dalam buku itu, Roger Dawson menulis,”apakah lawan CINTA itu adalah BENCI ??” , Tidak !! katanya, Lawan CINTA itu adalah KETIDAKPEDULIAN…

Bagi seorang Pecinta, kebencian dari sang kekasih itu lebih berharga dari pada KETIDAKPEDULIAN dari yang dicintainya…

hati seorang pecinta..
lebih memerlukan kepedulian dari yang dicintai..
dari pada ketidak peduliannya..
baikpun kepedulian itu berwujud kasih sayang yang dicintainya…
ataupun kepedulian itu berwujud amarah dan bencinya…

“Jika kamu tidak bisa mendekatiNya melalui Kasih SayangNya, maka dekatilah ia melalui rasa marahNya”

Terkadang Kata Maaf Saja Belum Cukup. Ucapan Tulus Ini Perlu Kamu Katakan Setelahnya Untuk Menenangkan

Hasil gambar untuk Terkadang Kata Maaf Saja Belum Cukup. Ucapan Tulus Ini Perlu Kamu Katakan Setelahnya Untuk Menenangkan

Suatu ketika kamu tak sengaja menyakiti dia, entah teman, sahabat atau pacar. Kamu pun meminta maaf padanya. Tapi sekadar ucapan maaf pun kadang tak cukup. Karenanya kamu perlu meyakinkan bahwa permintaan maafmu benar-benar tulus dari hatimu dan bukan ucapan semata.

Kamu pun perlu melakukan pendekatan lagi sebagai bagian dari usaha untuk memperbaiki hubungan yang mulai renggang. Mungkin ucapan-ucapan berikut bisa membantumu memperbaiki hubungan dan bisa menunjukkan ketulusanmu untuk meminta maaf.

1. Setelah minta maaf pada sahabatmu yang sempat marah, kamu bisa bilang padanya: aku tahu kok kamu masih butuh waktu, sebagai bentuk pengertian.

Kadang saat sahabatmu marah, dia butuh waktu untuk akhirnya memaafkanmu. Walau dia udah bilang ngga papah. Karenanya sebagai bentuk pengertian, kamu bisa mengucapkan kalimat berikut aku tahu kok kamu masih butuh waktu. Kalimat ini menegaskan kalau kamu memberinya jeda waktu sampai dia siap untuk bertemu denganmu. Sampai dia siap untuk akrab lagi denganmu.

2. Saat temanmu marah padamu dan kamu sudah minta maaf, kamu bisa mengatakan padanya wajar kok kalau kamu marah.

Suatu ketika kamu lupa balas chat temanmu. Padahal pesan di chat itu penting banget baginya, menanyakan materi ujian besok. Kamu udah minta maaf tapi masih merasa ngga enak. Untuk meyakinkannya bahwa kamu tulus minta maaf, kamu bisa mengatakan padanya wajar kok kalau kamu marah. Kalimat tadi juga menandakan bahwa kamu sadar akan kesalahanmu. Sehingga kamu bisa akrab lagi dengannya.

3. Kamu boleh kok marah sama aku. Kalimat itu menunjukkan bahwa kamu menyadari betul kesalahanmu.

Kalimat yang satu ini bisa kamu ucapkan setelah kamu bilang maaf pada teman, sahabat, atau pacar. Ini juga pertanda kalau kamu menyadari betul kesalahanmu. Selain itu juga pertanda bahwa kamu memberi waktu padanya sampai dia benar-benar memaafkanmu. Tapi bukan berarti kamu ngga peduli sama perasaannya. Kamu hanya berusaha untuk memahami perasaannya.

4. Atau kamu bisa bilang ucapan ini ke pacarmu yang ngambek: aku tahu kelakuanku kemarin memang kelewatan, sebagai bentuk pengakuan kesalahanmu.

Suatu ketika kamu 3 hari lebih ngga mengabari pacarmu. Tidak membalas chat-nya, tidak mengangkat teleponnya, pokoknya kamu sama sekali tidak mengabarinya apa-apa. Saat itu kamu ingin punya waktu sendiri. Padahal dia sangat mengkhawatirkanmu. Kamu pun minta maaf padanya. Tak cukup hanya maaf, kamu bisa bilang aku tahu kelakuanku kemarin memang kelewatan, sebagai bentuk pengakuan kesalahanmu. Dan pertanda kamu ingin dia benar-benar memaafkanmu.

5. Kadang maaf saja tidak cukup, kamu perlu meyakinkan dia dengan bilang aku janji ngga akan ngelakuin hal itu lagi.

Saat maaf saja dirasa belum cukup menutup rasa bersalahmu, kamu harus meyakinkan seseorang yang marah padamu bahwa kamu tidak akan membuatnya marah lagi. Kamu bisa bilang padanya aku janji ngga akan ngelakuin hal itu lagi, sebagai sebuah janji bahwa kamu ngga akan mengecewakannya lagi. Kalimat ini mungkin agak berat karena merupakan sebuah janji dan ada makna komitmen di dalamnya. Jadi kamu harus sungguh-sungguh mengucapkannya, sepenuh dan setulus hatimu.

Semoga kalimat di atas membantumu dalam memperbaiki hubungan dengan teman, sahabat, atau pacarmu yang sedang marah. Ketika kata maaf saja belum cukup, kamu butuh meyakinkan mereka dengan ucapan-ucapan di atas, bahwa permintaan maafmu benar-benar tulus :).

9 Kalimat Bijak yang Bisa Jadi Pegangan Saat Kamu Merasa Tak Berguna dan Hampir Putus Asa

Hasil gambar untuk frustasi

Ketika hasil dari segala kerasnya usaha tak kunjung tiba, diri ini merasa tiada guna. Seolah tak ada lagi pintu asa yang terbuka. Ingin mengeluh namun entah pada siapa. Hanya berteman sunyi dan enggan untuk berbagi. Malu rasanya jika menceritakan kegagalan yang kadung selimuti diri. Padahal dahulu sudah berjanji pada orangtua ingin buat mereka bangga dengan jalan yang sudah dipilih, mengadu nasib di tanah rantau. Pada akhirnya gagal itu datang menghalangi kesuksesan.

Sadarlah, langkahmu untuk menepi selasar istana kesuksesan masih beberapa meter lagi. Amat sangat disayangkan segala keringat perjuangan yang telah dituang menjadi aliran kesia-siaan yang berhulu pada muara penyesalan. Ingatlah kawan, perjuangan masih panjang, dan langkah ini harus tetap berjalan meski tertaih lewati segala rintangan.

1. Karena Tuhan tak pernah tidur, ia tahu siapa yang berusaha dan mana yang tidak. Raihlah segala asa itu dengan keyakinan penuh: “Ya, aku bisa!”

2.Tenanglah, kegagalan bukan hanya milikmu seorang. Tapi milik semua calon orang sukses, kecuali kamu mundur dari kenyataan

3. Diri ini tidak ada apa-apanya di hadapan Tuhan, maka serahkanlah segala keluh kesah yang membuatmu seperti sampah

4.  Kamu bukannya gagal, hanya saja waktu sedang asyik bermain dan berlama-lama denganmu yang sebentar lagi meninggalkannya

5. Mungkin ambisimu melebih angan. Coba ubah cara meraihnya namun tetap pada haluan. Santai tapi serius. Nikmati setiap prosesnya

6. Katakan pada diri sendiri: “Hey, harusnya aku bersyukur masih diberi kesempatan untuk bermimpi, walaupun belum bisa kuraih.”

7. Kamu bukan pecundang. Buktinya, kamu adalah satu dari jutaan sperma yang berhasil membuahi sel telur. Sejak dalam kandungan kamu sudah juara

8. Jangan pernah sesali jalan yang telah dirimu pilih. Tapi tetap lah kejar mimpimu hingga maut menghampiri

9. Ketika kamu lari dari masalah, dari arah lain masalah yang berbeda mengejarmu lebih cepat. Jadi cari jalan keluar masalahmu ini, baru kemudian berlari

Jalan kamu masih panjang dan masih banyak waktu yang tersisa. Jangan hentikan apa yang sudah kamu mulai, tapi selesaikan. Langkah menggapai mimpi memang berat, tapi lebih berat lagi bila kita mengubur mimpi-mimpi itu.

5 Cerita Pendek yang Dapat Memotivasi dan Menginspirasi Anda

1. Setiap orang Memiliki Kisah Hidup

Seorang lelaki berusia 24 tahun sedang berada di kereta api bersama dengan ayahnya. Ia melihat keluar melalui jendela kereta api dan berteriak,

“Ayah, lihat pohon-pohon itu berjalan!”
Ayahnya tersenyum, namun pasangan muda yang duduk di dekatnya, memandang perilaku kekanak-kanakan lelaki yang berusia 24 tahun dengan kasihan. Tiba-tiba lelaki tersebut kembali berseru …

“Ayah, awan itu terlihat berlari mengejar kita!”

Pasangan ini tidak bisa menahan rasa risih mereka dan berkata kepada orang tua lelaki tersebut,

“Mengapa anda tidak membawa anak anda ke dokter ahli jiwa?” Orang tua itu tersenyum dan berkata…

“Saya sudah membawanya ke dokter, dan kami baru saja pulang dari Rumah Sakit. Anak saya buta sejak lahir, dia baru bisa mendapatkan donor mata dan baru bisa melihat hari ini”.

Setiap orang di dunia ini memiliki sebuah cerita tersendiri. Jangan menilai orang lain sebelum anda benar-benar mengenal mereka. Karena kenyataannya yang terjadi mungkin dapat mengejutkan anda.

2. Lepaskan Masalah Anda

Keledai favorit seorang pria jatuh ke dalam sebuah lubang yang dalam. Dia tidak bisa menarik keledai tersebut keluar, tidak peduli seberapa keras ia mencobanya. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk mengubur keledainya hidup-hidup.

Tanah mulai ditimbun ke lubang tempat keledai berada dari atas. Keledai yang merasa tertimpa tanah, menggoyangkan tubuhnya untuk menjatuhkan tanah di atas tubuhnya, dan melangkah di atas tanah tersebut. Tanah berikutnya ditimbun kembali ke dalam lubang.
Keledai itu mengibaskan kembali tubuhnya dan menaiki tanah tersebut. Semakin tanah ditimbun, semakin tinggi tanah tersebut naik. Menjelang siang, keledai itu dapat keluar dari lubang, lalu merumput di padang rumput hijau.

Setelah banyak ‘mengibaskan’ masalah, Dan melangkah (belajar dari kisah di atas), Suatu saat setelah terlepas dari masalah, anda akan mampu merumput di padang rumput hijau. Anda akan mampu meraih apa yang anda impikan.

3. The Elephant Rope

Ketika seorang pria berjalan melewati sekumpulan gajah, ia tiba-tiba berhenti. Ia bingung dengan fakta bahwa makhluk-makhluk besar itu sedang diikat hanya dengan sebuah tali kecil yang terikat pada kaki depan mereka. Tidak ada rantai, tidak ada kandang. Jelas sekali bahwa gajah bisa melepaskan diri dari ikatan mereka kapan saja. Tetapi entah untuk beberapa alasan, mereka tidak melakukannya.

Dia melihat seorang pelatih di dekatnya dan bertanya kepada pelatih tersebut. “Mengapa hewan-hewan itu hanya berdiri di sana dan tidak berusaha untuk melarikan diri?”
Yah, ketika mereka masih sangat muda dan jauh lebih kecil, kami menggunakan ukuran tali yang sama untuk mengikat mereka. Dan, pada usia tersebut, tali itu sudah cukup untuk menahan mereka. Saat mereka tumbuh dewasa, mereka dikondisikan untuk percaya bahwa mereka tidak dapat melepaskan diri. Mereka percaya bahwa tali tersebut masih bisa menahan mereka, sehingga mereka tidak pernah mencoba untuk membebaskan diri. ” Begitu penjelasan dari pelatih gajah tersebut.

Pria itu kagum. Hewan-hewan ini bisa saja setiap saat membebaskan diri dari ikatan tali mereka. Tetapi karena mereka percaya bahwa mereka tidak bisa, mereka terjebak tepat dimana mereka berada.

Seperti gajah, berapa banyak dari kita yang menjalani hidup tergantung pada suatu keyakinan bahwa kita tidak bisa melakukan sesuatu, hanya karena kita gagal sekali sebelumnya?

Kegagalan adalah bagian dari pembelajaran. Kita tidak boleh menyerah untuk berjuang di dalam hidup anda. 

4. Kentang, Telur, dan Biji Kopi

Pada suatu hari, ada seorang anak perempuan yang mengeluh kepada ayahnya bahwa hidupnya sengsara dan bahwa dia tidak tahu bagaimana dia akan berhasil. Dia lelah berjuang dan berjuang sepanjang waktu.Tampaknya hanya salah satu dari masalahnya yang dapat ia selesaikan, kemudian masalah yang lainnya segera menyusul untuk dapat diselesaikan.

Ayahnya yang juga seorang koki membawanya ke dapur. Ia mengisi tiga panci dengan air dan menaruhnya di atas api yang besar. Setelah tiga panci tersebut mulai mendidih, ia memasukkan beberapa kentang ke dalam sebuah panci, beberapa telur di panci kedua, dan beberapa biji kopi di panci ketiga.
Kemudian ia duduk dan membiarkan ketiga panci tersebut di atas kompor agar mendidih, tanpa mengucapkan sepatah kata apapun kepada putrinya. Putrinya mengeluh dan tidak sabar menunggu, bertanya-tanya apa yang telah ayahnya lakukan.

Setelah dua puluh menit, ia mematikan kompor tersebut. Ia mengambil kentang dari panci dan menempatkannya ke dalam mangkuk. Ia mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk.

Kemudian ia menyendok kopi dan meletakkannya ke dalam cangkir. Lalu ia beralih menatap putrinya dan bertanya, “Nak, apa yang kamu lihat?”

“Kentang, telur, dan kopi,” putrinya buru-buru menjawabnya.

“Lihatlah lebih dekat, dan sentuh kentang ini”, kata sang ayah. Putrinya melakukan apa yang diminta oleh ayahnya dan mencatat di dalam otaknya bahwa kentang itu lembut. Kemudian sang ayah memintanya untuk mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapatkan sebuah telur rebus. Akhirnya, sang ayah memintanya untuk mencicipi kopi. Aroma kopi yang kaya membuatnya tersenyum.

“Ayah, apa artinya semua ini?” Tanyanya.

Kemudian sang ayah menjelaskan bahwa kentang, telur dan biji kopi masing-masing telah menghadapi kesulitan yang sama, yaitu air mendidih.

Namun, masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda.

Kentang itu kuat dan keras. Namun ketika dimasukkan ke dalam air mendidih, ketang tersebut menjadi lunak dan lemah.

Telur yang rapuh, dengan kulit luar tipis melindungi bagian dalam telur yang cair sampai dimasukkan ke dalam air mendidih. Sampai akhirnya bagian dalam telur menjadi keras.

Namun, biji kopi tanah yang paling unik. Setelah biji kopi terkena air mendidih, biji kopi mengubah air dan menciptakan sesuatu yang baru.

“Kamu termasuk yang mana, nak?” tanya sang ayah kepada putrinya.

 “Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana caramu dalam menghadapinya? Apakah kamu adalah sebuah kentang, telur, atau biji kopi?”

Pesan Moral : Dalam hidup ini, Banyak sesuatu yang terjadi di sekitar kita. Banyak hal-hal yang terjadi pada kita. Tetapi satu-satunya hal yang benar-benar penting adalah apa yang terjadi di dalam diri kita.

Jadi, manakah diri anda? Apakah anda adalah sebuah kentang, telur, atau biji kopi?

5. A Dish of Ice Cream

Pada suatu hari, ketika semangkuk es krim sundae lebih murah, seorang anak berusia 10 tahun memasuki sebuah kedai kopi dan duduk di meja. Seorang pelayan menaruh segelas air di depannya.

“Berapa harga untuk semangkuk es krim sundae?”

“50 sen,” jawab si pelayan.
Anak kecil itu menarik tangannya keluar dari saku dan menghitung sejumlah koin di dalamnya.

“Berapa harga untuk semangkuk es krim plain?” Anak itu bertanya lagi. Beberapa orang sekarang menunggu untuk mendapatkan meja dan pelayan mulai sedikit tidak sabar.

“35 sen..!” kata pelayan tersebut dengan kasar.

Anak kecil tersebut menghitung koin lagi, dan akhirnya mengatakan “Saya ingin membeli semangkuk es krim plain,” katanya.

Pelayan membawakan es krim pesanan anak tersebut, meletakkan tagihan di atas meja dan berjalan pergi meninggalkan si anak. Setelah anak itu selesai memakan es krim, ia membayarnya di kasir dan pulang.

Ketika si pelayan datang kembali untuk membersihkan meja, ia mulai mengelap meja dan kemudian menelan ludah karena apa yang dia lihat. Di meja tersebut, ditempatkan rapi di samping piring kosong, koin senilai 15 sen, tip untuk si pelayan dari anak yang tadi dia anggap menyebalkan.

Jadi hikmah yang dapat kita ambil dari cerita diatas adalah : Jangan menganggap remeh atau memandang rendah orang lain, karena bisa jadi orang tersebut yang justru akan membantu anda ketika anda mengalami sebuah kesulitan.

Filosofi Pohon Bambu

Tahukah anda bahwa pohon bambu tidak akan menunjukkan pertumbuhan berarti selama 5 tahun pertama.

Hasil gambar untuk tunas bambu

Foto: Tunas Bambu

Walaupun setiap hari disiram & dipupuk, tumbuhnya hanya beberapa puluh centimeter saja.

Namun setelah 5 tahun kemudian, pertumbuhan pohon bambu sangat dahsyat & ukuran nya tidak lagi dalam hitungan centimeter melainkan meter.

Lantas sebetulnya apa yang terjadi pada sebuah pohon bambu ?

Ternyata selama 5 tahun pertama, ia mengalami pertumbuhan dahsyat pada akar (BUKAN) pada batang, yang mana daripada itu, pohon bambu sedang mempersiapkan pondasi yang sangat kuat, agar ia bisa menopang ketinggian nya yang berpuluh puluh meter kelak dikemudian hari.

MORAL OF THE STORY
Jika kita mengalami suatu hambatan & kegagalan, bukan berarti kita tidak mengalami perkembangan, melainkan justru kita sedang mengalami pertumbuhan yang luar biasa didalam diri kita.

Ketika kita lelah & hampir menyerah dalam menghadapi kerasnya kehidupan, jangan pernah terbersit pupus harapan.

Ada pameo yang mengatakan “the hardest part of a rocket to reach orbit is to get through the earth’s gravity” (“bagian terberat agar sebuah roket mencapai orbit adalah saat melalui gravitasi bumi”).

Jika kita perhatikan, bagian peralatan pendukung terbesar yang dibawa oleh sebuah roket adalah jet pendorong untuk melewati atmosphere & gravitasi bumi.

Setelah roket melewati atmosphere, jet pendorong akan dilepas & roket akan terbang dengan bahan bakar minimum pada ruang angkasa tanpa bobot, melayang ringan, & tanpa usaha keras.

Demikian pula dengan manusia, bagian Terberat dari sebuah Kesuksesan adalah disaat awal seseorang Memulai Usaha dari sebuah perjuangan, karena segala sesuatu terasa begitu Berat dan Penuh Tekanan.

Namun bila ia dapat melewati batas tertentu, sesungguhnya seseorang dapat merasakan segala kemudahan & kebebasan dari tekanan & beban.

Namun sayangnya, banyak orang yang Menyerah disaat tekanan & beban dirasakan terlalu berat, bagai sebuah roket yang gagal menembus atmosphere.

Buya Hamka berkata “kalau hidup sekedar hidup, babi di hutan juga hidup &  kalau kerja sekedar kerja, kera juga bekerja”.

Ketika pohon bambu ditiup angin kencang, ia akan merunduk, tetapi setelah angin berlalu, dia akan tegak kembali, laksana perjalanan hidup seorang manusia yang tak pernah lepas dari cobaan & rintangan.

Maka jadilah seperti pohon bambu !

Fleksibilitas pohon bambu mengajarkan kita sikap hidup yang berpijak pada keteguhan hati dalam menjalani hidup, walaupun badai & topan menerpa.

Tidak ada kata menyerah untuk terus tumbuh, tidak ada alasan untuk terpendam dalam keterbatasan, karena bagaimanapun pertumbuhan demi pertumbuhan harus diawali dari kemampuan untuk mempertahankan diri dalam kondisi yang paling sulit sekalipun.

Hasil gambar untuk bambu
Foto: Pohon Bambu Siap dipergunakan

Pastikan dalam hari hari kedepan, hidup kita akan *Menjulang Tinggi & menjadi Pembawa Berkat* bagi sesama, seperti halnya pohon bambu.

Filosofi Hujan

Hasil gambar untuk tetesan hujan

Pernahkah memikirkan hal-hal baik dari datangnya hujan? Kita pasti sering gembira jika hujan datang setelah kemarau panjang. Sebenarnya banyak hal yang bisa kita pelajari dari hujan.

Pelajaran tersebut akan berguna untuk hidup kita agar lebih rendah hati, penuh motivasi dan semangat menjalani hidup hari-hari.

Berikut filosofi hujan yang dapat Anda pelajari;

1. Meski jatuh berkali-kali, hujan tidak pernah menyerah.

Pernahkah kita sadar kalau hujan itu turun dan jatuh terus. Dari hal itu kita bisa belajar bahwa hujan tetap mencoba meskipun jatuh berkali-kali. Hujan terus turun tanpa menyerah dan itu bisa menjadi pelajaran yang bagus buat kita. Kita harus selalu kuat dan tabah untuk mencapai sesuatu.

2. Hujan turun setelah kemarau panjang. Bukankah kesabaran adalah kuncinya?

Masih ingat dengan kemarau yang berkepanjangan? Bagaimana kalau kemarau itu datang tanpa diselingi oleh hujan. Bumi akan menjadi kering dan tak seindah yang kita tahu. Beruntung bahwa hujan datang setelah kemarau panjang. Kehidupan jadi jauh dari kesulitan dan kesengsaraan. Kita sebaiknya dapat menjadi penolong atau paling tidak penghibur untuk orang yang benar-benar membutuhkan kita.

3. Hujan bisa memberi rasa dingin.

Setelah panas seharian, hujan turun membasahi bumi. Cuaca menjadi berubah dan hawa menjadi dingin dan nyaman untuk beristirahat. Semoga dengan menyadari sifat hujan, kita jadi ingat untuk tidak terus memenuhi amarah melainkan lebih bersifat santai menghadapi sesuatu.

4. Hujanpun bisa marah. Kalau manusia tidak ‘ramah’.

Seperti manusia hujan yang juga bagian dari alam bisa marah. Ketika benar-benar tidak ada lagi yang peduli dengan lingkungan sekitar. Hujan turun dengan derasnya yang terkadang membawa bencana. Sebaiknya kita menyadari sesuatu bahwa manusia punya amarah alangkah baiknya jika kita bisa menjaga perasaan satu sama lain.

5. Bau hujan itu menyenangkan. Sederhana dan menenangkan.

Ini bagian yang banyak belum disadari orang. Saat hujan turun ke bumi dan membasahi tanah, maka aroma hujan akan tercium. Baunya sangat menyegarkan dan itu adalah bau hujan. Di dalam hidup, sebaiknya kita belajar untuk menjadi orang yang menyenangkan. Semua orang pasti merasa senang dengan sifat-sifat orang yang menyenangkan.

6. Hujan datang untuk menyejukkan bumi. Bermanfaat bagi material lain.

Meskipun hujan kadang tidak datang, tetapi kedatangan hujan sangat penting. Hujan turun untuk memberikan kesejukan bagi kehidupan manusia di bumi. Sebaiknya kita belajar seperti hujan yang datang dan muncul untuk membawa dan berbagi rasa senang.

7. Hujan turun karena tahu bumi membutuhkan.

Hujan turun disaat bumi memang benar-benar membutuhkannya. Setelah kemarau panjang, hujan tetap akan turun untuk menghijaukan bumi. Kita juga bisa menjadi seperti hujan yang siap membantu teman atau keluarga yang membutuhkan bantuan kita.

8. Banyak orang mengeluh karena hujan. Tapi hujan tetap datang tiap tahunnya.

Meskipun beberapa orang yang mengeluh karena hujan turun, hujan tetap turun. Hal ini pelajaran buat kita bahwa selama itu baik kita tidak perlu takut untuk melakukan sesuatu. Bahkan kita sedang melakukan sesuatu yang baik untuk orang lain. Jangan berhenti hanya karena beberapa orang tidak suka.

9. Hujan itu tidak kenal waktu.

Hujan turun memang tidak kenal waktu dan mengerti apa yang sedang dilakukan manusia. Hujan adalah anugerah dari yang kuasa. Maka dari itu kita juga seharusnya dapat menerima hujan dan hal baik datang tanpa memaksakan waktu sesuai dengan yang kita inginkan.

Filosofi Air

Hasil gambar untuk Air kristal

1. Mengajarkan kerendahan hati, selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah.

Hasil gambar untuk mengalir

2. Mengajarkan kebaikan, air berguna bagi kehidupan semua makhluk

Hasil gambar untuk hewanminum air

3. Mengajarkan kegigihan, tetesan air bisa melubangi kerasnya batu karang.

Hasil gambar untuk air melubangi batu karang

4. Mengajarkan soal fleksibilitas, tidak kaku dan mudah beradaptasi dimanapun.

Hasil gambar untuk air bergelombang

5. Mengajarkan keseimbangan, bersifat lembut tetapi bisa menjadi kuat bila dibutuhkan.

Hasil gambar untuk rumus keseimbangan uang

Ke Mana Semua Kekuasaan Menghilang ?

Bidang politik pun semakin banya ilmuan yang meng-interprestasikan struktur politik manusia sebagai sistem pemprosesan data. Sebagai mana ...